KENAPA ORANG YANG BERSEMBAHYANG PUN TIDAK TENANG?
Firman Tuhan: إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ "Sesungguhnya sembahyang itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar; dan sesungguhnya mengingati Allah adalah lebih besar (faedahnya dan kesannya); dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu kerjakan." (Al-Ankaboot: 45). Ada golongan umat Islam yang berkata, "Perangai orang yang sembahyang tidak ada beza pun dengan orang yang tidak sembahyang, dan ada juga yang jiwanya masih tidak tenang." Dengan maksud yang lain, hati itu tetap juga sakit atau masih berpenyakit. Yakni hati masih lagi bersifat pemarah, tidak sabar, hasad dengki, dendam, mengumpat, bakhil, tidak ada kasih sayang dan lain lagi. Kenapa jadi begitu? Mengapa sembahyangnya tidak meninggalkan kesan yang baik? Katakanlah makanan yang baik dan berzat serta berkhasiat itu ialah nasi, daging, ikan, sayur, susu, dan lain-lain lagi. Kalau dim...